Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Properti » Kasus Sengketa Tanah dan Penyelesaiannya di Indonesia

Kasus Sengketa Tanah dan Penyelesaiannya di Indonesia

(210 Views) May 29, 2022 4:32 am | Published by | No comment

Pada tahun ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menargetkan untuk menyelesaikan 50 persen konflik pertanahan untuk diselesaikan.

Menurut Kementerian ATR/BPN, faktor terpenting dalam penyelesaian konflik agraria dan penguatan kebijakan reforma agraria adalah dengan kerjasama antar pemangku kepentingan seperti Kejaksaan dan Polri untuk mendapatkan perlindungan dan pelaksanaan di lapangan. 

Mengutip laman ATR/BPN, ternyata ada delapan faktor pemicu konflik pertanahan. Beberapa pemicu terjadinya konflik pertanahan yaitu penguasaan dan pemilikan tanah aset BUMN dan tanah di kawasan hutan, penetapan hak atas tanah, batas dan letak bidang tanah, pengadaan tanah, tanah objek land reform, tuntutan ganti rugi tanah partikelir, tanah ulayat atau masyarakat hukum adat dan pelaksanaan putusan pengadilan.

 Oleh karena itu, saat ini terdapat dua agenda prioritas Kementerian ATR/BPN yakni program sertifikat tanah gratis yang dimulai sejak tahun 2017 dan program penyelesaian tanah dalam kawasan hutan. Dengan rentan timbulnya kasus sengketa tanah, pemerintah mengarahkan untuk menemukan penyelesaian yang sistemik.

Kementerian ATR/BPN akan membuat regulasi yang implementatif terhadap isu lapangan yang melibatkan organisasi di luar pemerintah dalam penyusunannya. Mulai dari peraturan pemerintah tentang redistribusi tanah dan penyelesaian konflik lintas sektor dengan pihak yang menjadi penggerak adalah Gugus Tugas Reforma Agraria.

Baca Juga :

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Sertifikat Tanah

Kasus pertanahan merupakan sengketa, konflik, atau perkara tanah yang disampaikan kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional dan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional, maupun kantor pertanahan sesuai kewenangannya untuk mendapatkan penanganan dan penyelesaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Hal lain yang dilakukan dalam penyelesaian konflik dan penguatan kebijakan reforma agraria adalah membuat jadwal per kuartal untuk kasus konflik dan lokasi redistribusi berdasarkan indikator prioritas kesulitan dan kemungkinan penerapannya. Berikut ini rangkuman contoh kasus sengketa tanah dan penyelesaiannya.

  1. 5 Kasus Sengketa Tanah Di Indonesia
    1. Kasus Sengketa Tanah Matoa Tahun 2021
    2. Kasus Sengketa Tanah Salve Veritate Tahun 2021
    3. Kasus Sengketa Tanah Pak Eko Tahun 2018
    4. Kasus Sengketa Tanah Rizieq Shihab — PTPN VIII Tahun 2021
    5. Kasus Sengketa Tanah Alam Sutera Tahun 2020
  2. 3 Klasifikasi Sengketa dan Konflik Tanah
    1. Sengketa Pertanahan
    2. Konflik Pertanahan
    3. Perkara Pertanahan
  3. Cara Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan

<<< Selengkapnya Baca Disini >>>

No comment for Kasus Sengketa Tanah dan Penyelesaiannya di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *